SUMENEP, MaduraPost - Gangguan jaringan WiFi XL yang dialami Hendra (31), pelanggan di Desa Kebunan, Kecamatan Kota, Sumenep, Madura, Jawa Timur, ternyata bukan sekadar gangguan teknis biasa. Kabel jaringan miliknya diduga dicuri tiga pemuda pada Kamis sore, 10 September 2026.
Aksi tersebut baru diketahui setelah petugas XL datang ke rumah Hendra untuk melakukan perbaikan pada Jumat pagi (11/9/2026).
Hendra mengatakan, gangguan mulai dirasakan sejak Kamis sore. Saat itu, ia mengira jaringan internet sedang mengalami gangguan teknis seperti biasanya.
Namun hingga Kamis malam, koneksi WiFi miliknya tak kunjung kembali normal. Hendra kemudian menghubungi petugas XL untuk melaporkan gangguan tersebut.
“Awalnya saya kira hanya trouble biasa. Karena sampai malam masih tidak normal, saya langsung menghubungi petugas,” kata Hendra, Sabtu (12/9).
Di rumahnya, indikator router WiFi terlihat menyala merah. Setelah dilakukan pemeriksaan oleh petugas, gangguan tersebut diketahui sebagai LOS (Loss of Signal), yakni kondisi ketika modem atau router kehilangan sinyal optik dari jaringan pusat penyedia layanan internet.
Petugas menjelaskan, lampu merah pada router dapat disebabkan sejumlah faktor, mulai dari konektor kabel fiber optik yang longgar, kabel rusak atau tertekuk, gangguan pada infrastruktur jaringan, hingga faktor eksternal seperti hewan atau kondisi cuaca.
Hendra baru mengetahui persoalan sebenarnya pada Jumat pagi. Saat petugas datang untuk melakukan pengecekan dan perbaikan, kabel jaringan yang seharusnya terhubung ke rumahnya ternyata sudah tidak ada.
“Pas petugas datang dan dicek, ternyata kabelnya sudah tidak ada. Dari situ baru diketahui kalau kabel WiFi saya diduga dicuri,” ujarnya.