Dia menjelaskan, dewasa ini mayoritas anak mulai lupa terhadap permainan tradisional. Mereka hidup di zaman yang serba gadget dan smartphone. Akibatnya mereka lebih tertarik dengan bermain game di ponsel pintar mereka.
Unira Temukan Trik Belajar Matematika dengan Konsep Permainan Tradisional Selodor Bhanteng
Foto: Dokumentasi Madura Satu
“Setiap anak mempunyai hak untuk bermain. Namun tentu memiliki syarat, misalnya tidak berbahaya, sukarela meningkatkan kemampuan eksplorasi anak dan interaksi sosial, serta mendukung pertumbuhan dan perkembangan anak,” jelas dia.
Editor: Admin