“Kalau tidak percaya dengan temuan kami, ayo bongkar dan kita liat bersama-sama,” Kata Abdus.
Berselang beberapa waktu, massa aksi langsung ditemui oleh Lurah Lawangan Daya, Rahmat dan perwakilan konsultan perencana dan pengawasan proyek yang bekerja CV Barokah dan CV Edison Group.
Baca Juga:Ditengah Pandemi Virus Corona, Pengunjung dan Penjual di Pasar 17 Agustus Tidak Menggunakan Masker
Rahmat menepis tudingan massa dan menyebut pekerjaan tersebut sudah sesuai dengan aturan yang berlaku.
“Kami sudah bekerja dan mengelola keuangan negara dengan baik dan benar, sesuai dengan juknis yang ada,” tutur Rahmat. (mp/uki/rul)