"Lucunya, selama satu dua hari datang lagi SP1. Apakah Kades Lapa Laok mau main-main dengan hukum ?," tanya dia.
Dia bertekad, akan menyelesaikan masalah tersebut hingga keranah hukum tertinggi.
Baca Juga:Didaulat Ketiga Kalinya Sebagai Kepala Desa Karang Anyar, Sabra’i Akan Lanjutkan Pembangunan
"Karena kami sangat kecewa dipermainkan seperti ini. Kami bertahan sebagai perangkat Desa, karena kami mengikuti peraturan dan undang-undang yang berlaku saat ini," tegasnya.
Selain Deki, Bisri pun juga tak ingin kalah dalam menyuarakan kebenarannya. Bisri mengaku soal peraturan yang dibuat Pemdes Lapa Laok seakan tak ada harganya.