Menurutnya, ada tiga kategori yang dilihat terhadap masyarakat yang mengikuti jejak para pahlawan.
“Pertama, ada masyarakat penikmat terhadap pembangunan. Kedua, ada yang bener-bener memperjuangkan, tidak hanya menikmati. ini yang harus kita galakkan tentang bagaimana perjuangan,” ucap Politisi senior PKB ini.
Baca Juga:Mudahkan Pekerjaan Petani, DKPP Sumenep Anggarkan Pembelian Hand Tractor Senilai Rp1,182 Miliar
Kemudian, lanjut Busyro, ada masyarakat yang acuh terhadap situasi dan kondisi negara atau pemerintah daerah.
“Saya kira semangat kepahlawanan, ya semangat kita membangun,” tambahnya.