"Bayi itu ditemukan Senin kemarin sekitar pukul 21.45 WIB, sewaktu saya melintas di jalan Dusun Dabada. Tiba-tiba sudah ada kerumunan warga," kata dia mengungkapkan pada sejumlah media, Rabu (5/4).
Kades Maskon menjelaskan, berdasarkan informasi dari warganya, bayi tersebut ditemukan awal mula oleh Ketua Yayasan Diyaurrahman, K. Hafid Bahar.
Baca Juga:Wujudkan Pelayanan Optimal yang Modern, Bupati Sumenep Letakkan Batu Pertama Pembangunan BHC
"Berdasarkan informasi masyarakat bahwa Kyai Bahar yang pertama kalinya menemukan bayi itu," ujarnya.
Kronologi Penemuan Bayi Perempuan