"Semua prosesnya sudah saya serahkan ke BKPSDM, jadi semua guru yang terlibat itu sudah membuat surat pernyataan sejak kemarin," kata Agus menjelaskan.
Agus menilai, para guru yang nekat tindakan pemalsuan absensi digital SIC itu dilakukan dengan sejumlah kategori.
Baca Juga:250 Desa dari 19 Kecamatan di Sumenep Tersebar Rokok Ilegal, Tim Gabungan Sita Ribuan Jenis
Mulai dari pemalsuan absensi digital SIC menggunakan sistem wajah hingga mengubah waktu jam absen ASN.
"Intinya ratusan guru itu sudah dilakukan pembinaan oleh Disdik Sumenep. Secara resmi mereka membuat surat pernyataan bermaterai untuk tidak mengulanginya lagi, dan itu mengetahui saya," tutur Agus.