"Kami akan minta untuk segera diperbaiki. Mengingat hari ini masa penerimaan mahasiswa baru yang mau melakukan melakukan pendaftaran," ujar Noris.
Noris pun menilai, civitas akademika di kampusnya sedikit slow respon dalam menyikapi sejumlah persoalan.
Baca Juga:Kucuran Angaran DBHCHT, Buruh Pabrik dan Petani Tembakau di Sumenep Akan Terima BLT Rp 1,2 Juta
"Ini bukan yang pertama kalinya. Karena dari beberapa polemik yang ada kemarin itu juga sulit ketika mereka diminta keterangan," kata Noris.
Tak hanya pada pewarta, menurut Noris, jajaran petinggi STKIP PGRI Sumenep sering menghindar dan menutup-nutupi masalah.