Dalam perjalanannya, pembangunan pelabuhan wisata dimulai sejak 2021. Meski berulang kali mendapatkan alokasi anggaran, belum bisa dioperasikan karena dermaganya kurang panjang.
Sementara pembangunan pelabuhan wisata itu sendiri menghabiskan Rp 4.107.052.375.
Baca Juga:Debat Pertama Pilkada 2020, Ketua KPU Sumenep Imbau Kondusifitas dan Hindari Ujaran Kebencian
Tercatat pada 2021, dianggarkan Rp1.521.421.935 yang digunakan untuk pembangunan sisi kalianget. Sumber dananya dari Bantuan Keuangan (BK) Jawa Timur 2021.
Kemudian, pada 2022, pembangunan dari sisi Kalianget dianggarkan lagi sebesar Rp1.310.490.151. Sebab, dermaganya kurang panjang.