Salah satu hal yang disoroti dalam aksi ini adalah akses pelayanan kesehatan. Mahasiswa menilai bahwa fasilitas kesehatan di berbagai wilayah, terutama di Kabupaten Sumenep, masih belum memadai.
Oleh sebab itu, mereka menuntut DPRD untuk berperan lebih aktif dalam meningkatkan kualitas serta akses layanan kesehatan bagi masyarakat.
Baca Juga:Pemkab Sumenep Perkuat Kolaborasi, Bantuan Tahap Dua untuk Korban Gempa Sapudi Segera Dikirim
Meskipun aksi demonstrasi ini menyuarakan tuntutan yang cukup besar, mahasiswa hanya diterima oleh bagian Humas DPRD Sumenep tanpa ada perwakilan dari unsur pimpinan atau anggota DPRD yang menemui mereka.
Delapan Tuntutan Mahasiswa