Dalam obrolan yang diselingi canda khas Madura, Marul juga berbicara soal tantangan media di era digital. Ia melihat banyak media terjebak pada kecepatan, tapi melupakan akurasi.
“Kita boleh cepat, tapi jangan kehilangan hati-hati,” tegasnya.
Baca Juga:Diduga Dikerjakan Asal-asalan, Proyek Saluran di Kapung Waru Kowel Pamekasan Mendapat Sorotan LSM
Sebagai CEO MaduraPost dan kini Ketua SMSI Pamekasan, Marul mengaku ingin membangun ekosistem media yang sehat dan berdaya saing.
Ia percaya, perubahan besar bisa dimulai dari daerah. Malam itu, Ahmad Marul Saleh bukan sekadar tokoh yang dilantik.
Ia adalah simbol perjuangan jurnalis daerah yang terus menyala, bahkan ketika lilin cahaya sering kali nyaris padam.