Meskipun torehan angka tersebut menunjukkan progres yang menggembirakan, Sugiharto menilai masih ada tantangan struktural yang harus diatasi.
Ia mengungkapkan, bahwa kontribusi PAD saat ini masih terkonsentrasi di wilayah kota dan berasal dari sektor-sektor formal seperti perhotelan, rumah makan, pajak reklame, serta PBB-P2 yang dominan di daerah padat penduduk.
Baca Juga:Vaksin AstraZeneca Hampir Kadaluarsa, Dinkes dan P2KB Sumenep Harap Capaian Vaksinasi Bisa Maksimal
Menurutnya, keberhasilan ini bukan hanya soal angka, melainkan cerminan kinerja birokrasi yang mulai menunjukkan efektivitas.
Namun, ia menekankan bahwa tantangan sesungguhnya terletak pada bagaimana keberhasilan ini dapat dijaga dan dikembangkan secara berkelanjutan.