“DPRD akan mencermati setiap pos anggaran agar benar-benar selaras dengan kepentingan publik dan arah pembangunan daerah,” ungkap Indra.
Dalam nota keuangannya, Bupati Fauzi juga memaparkan bahwa perekonomian Sumenep menunjukkan tren positif.
Baca Juga:DKPP Sumenep Catat Realisasi Tanam Padi 6.340 Hektare hingga Maret, Serapan Gabah Lampaui Target
Pada kuartal I tahun 2025, Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) tumbuh 6,46 persen, sementara inflasi Agustus 2025 tercatat hanya 2,69 persen.
Pemerintah daerah optimistis laju pertumbuhan ini akan berlanjut di 2026, terutama melalui penguatan sektor unggulan dan efisiensi belanja publik.
Baca Juga:Progres Penerbangan Perintis Sumenep-Banyuwangi PP Diharapakan Menjawab Masalah Jarak dan Waktu
“Kami ingin APBD 2026 benar-benar memberikan dampak nyata bagi masyarakat, bukan sekadar formalitas anggaran,” tegas Bupati Fauzi.