Tim gabungan sempat kesulitan menembus kepulan asap tebal dan reruntuhan bangunan, namun api berhasil dijinakkan sekitar pukul 09.00 WIB. Proses pendinginan selesai pada pukul 11.00 WIB.
Kasi Humas Polres Sumenep, AKP Widiarti menyebut, dugaan sementara penyebab kebakaran adalah korsleting listrik yang berasal dari toko onderdil.
Baca Juga:Dapat Alokasi Anggaran DBHCHT, Dinkes Sumenep Fokuskan Untuk Pelayanan Masyarakat Tidak Mampu
“Tidak ada korban jiwa, tetapi total kerugian diperkirakan mencapai Rp1,5 miliar,” ujarnya.
Kini, lokasi kebakaran telah dipasangi garis polisi untuk penyelidikan lebih lanjut.***