“Kami siap memperkuat kolaborasi, mulai dari dokumentasi, digitalisasi, hingga penguatan ekosistem kebudayaan. Budaya bukan sekadar masa lalu, tetapi fondasi pembangunan berkelanjutan,” tambahnya.
Ia juga menyoroti pentingnya digitalisasi sebagai prioritas agar kekayaan budaya Sumenep terdokumentasi rapi dan mudah diakses publik, khususnya generasi muda.
Baca Juga:Dua Orang Petugas Kesehatan Meninggal Karena Covid-19, Dinkes Sumenep Minta Masyarakat Sadar
Kehadiran Pemkab Sumenep dalam forum tersebut menegaskan arah pembangunan daerah yang tidak semata bertumpu pada infrastruktur dan ekonomi.
Penguatan identitas budaya diposisikan sebagai bagian penting dalam membangun karakter masyarakat.