"Seperti pembuatan bahan kimia dan lainnya. Ada yang berbentuk serbuk, cairan maupun daun kering. Nah yang dikirim saat ini bentuknya adalah daun kering, itu dijadikan sebagai bahan baku kosmetik yang ada di Negara China," kata dia menjelaskan.
Dia berharap, adanya daun kelor yang sukses di ekspor ke Negara China menjadi penyemangat agar UMKM yang lain bisa bangkit.
Baca Juga:KPK Beri Survei Penilaian Integritas Untuk Pemkab Sumenep Hingga Bahas Soal Risiko Korupsi
"Misalnya ada kripik singkong dan komuditas yang lain. Tidak hanya pada olahan saja, melainkan ukiran juga bisa kita ekspor, seperti keris dan batik," pungkasnya.