Mereka hanya tersenyum saja atas rencana pendiri Ponpes Al Zaytun Indramayu untuk menjadikan santri putri sebagai khatib salat Jumat.
Tentu saja netizen langsung merespon hal ini.
Terutama kekecewaan atas Kemenag Indramayu dan Ponpes Al Zaytun Indramayu.
Kemenag Indramayu dinilai alot dan justru selalu mengaminkan apa yang disampaikan pihak Ponpes Al Zaytun Indramayu.
Baca Juga:Dapur Makan Bergizi Gratis di Tamberu Barat Diresmikan, Upaya Lawan Stunting Lewat Gerakan Sosial
Padahal, menurut netizen, apa yang diinisiasi oleh Ponpes Al Zaytun itu adalah mengenai suatu pandangan yang dinilai menyimpang dari syariat ajaran Islam.