
PAMEKASAN, Madurapost.co.id - Setelah bisa menghubungi Kepala Desa Kodik Kecamatan Proppo Pamekasan melalui telepon pada malam hari, kronologi ambruknya proyek TPT tersebut mulai terkuak.
Baca Juga:Developer Bukit Damai Sebut Pimpinan BSN Surabaya "Pecundang", Polemik Appraisal Kian Memanas
Menurut Kepala Desa Kodik dalam keterangannya menyatakan proyek tersebut hancur dikarenakan volume air yang besar ( banjir ) merendam bangunan TPT.