"Tolong kantornya besok harus di semprot, dan semua pegawainya harus di tes," tegasnya.
Bupati juga mengimbau, agar jarak sosial terus dijaga, serta menjauhi kerumunan untuk sementara waktu.
Baca Juga:Setiap Hari Ada Kasus Narkoba di Sumenep
"Kalau Jumatan jangan lama-lama. Terawih lebih bagus dirumah. Menjaga jiwa agar tidak mati lebih wajib, itu lebih utama dari sekedar ibadah sunnah. Bahkan ibadah matipun bisa digugurkan kalau kira-kira bisa menghilangkan nyawa," imbaunya.
Diwaktu yang sama, Kepala kantor Kemenag Sumenep, Moh. Juhedi, menerangkan bahwa sebelumnya telah dilakukan pemeriksaan kepada petugas haji tersebut dan hasilnya negatif.