"Saya sudah melakukan permohonan secara lisan kepada Kepala Desa untuk pribadi, tanah tersebut sudah ada sertifikatnya, dijadikan satu dengan tanah pribadi saya, tetapi sayang sertifikatnya ada dirumah saya yang di Pamekasan, dan dengan adanya suatu permasalahan maka saya patuh dan pasrah kepada Kepala Desa Waru Barat, karena saya rakyatnya," jelasnya. (Mp/nir/kk)
Diduga Serobot Tanah Negara, Mantan Anggota DPRD Pamekasan Dilaporkan ke Kompolnas
Foto: Dokumentasi Madura Satu
Editor: Admin
Halaman:
Berita Terbaru
Sehari Jurnalistik di STAINAS Gapura Kupas Sejarah Pers hingga Teknik Investigasi
Di Balik Toga Kelulusan, Perjuangan Fatimatus Zahroh Mengantar Putri Tukang Ojek Lolos ke Universitas Trunojoyo Madura
Usung Tema 'Al Arifin Hebat Berbudi Luhur', Yayasan Al Arifin Tamberu Barat Gelar Purnawidya 121 Siswa