"Sewa tempat, makan dan minum (minum) bisa minta ke pesantren," kata Masdawi dengan nada risih.
Saat ini, Masdawi juga menanyakan, progres dari program Santri Interprenuer hingga saat ini tidak jelas wujudnya.
Baca Juga:Antisipasi Kesehatan Hewan Kurban, DKPP Sumenep Gencar Intensifikasi Pemantauan dan Edukasi SKKH
Diketahui, pada anggaran tahun sebelumnya, program Santri Interprenuer menyentuh angka Rp1 miliar.
Sementara di tahun 2024, Dinas Kebudayaan Pemuda Olahraga dan Pariwisata (Disbudporapar) Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, kembali menganggarkan program Santri Interprenuer menjadi Rp1,2 miliar.