Meski akses transportasi terbatas, tim BPBD bersama unsur gabungan terus bekerja melakukan asesmen sekaligus menyalurkan bantuan tahap awal.
Laili menjelaskan, bahwa seluruh bantuan merupakan hasil kolaborasi lintas instansi, melibatkan Pemkab Sumenep, Pemerintah Provinsi Jawa Timur, dan Kementerian Sosial.
Baca Juga:Angka Kemiskinan Tinggi, Pagar Kantor Pemkab Sumenep Ringsep Saat Aksi Demontrasi Ratusan Mahasiswa
Jenis bantuan yang telah disalurkan mencakup sembako, makanan siap saji, dan matras untuk memenuhi kebutuhan dasar para pengungsi.
“Bantuan tahap pertama sudah tersalurkan untuk meringankan beban korban. Sedangkan bantuan lanjutan menunggu hasil asesmen agar sesuai kebutuhan,” tambahnya.