"Dari situ kemudian korban ditemukan dalam keadaan meninggal dunia di dalam sumur galian dengan kedalaman kilo 10 meter," terangnya.
Usai ditemukan meninggal dunia, Jalil langsung dievakusi dari dalam sumur oleh warga Desa Aengdake dengan dibantu warga setempat.
Baca Juga:Mudahkan Pekerjaan Petani, DKPP Sumenep Anggarkan Pembelian Hand Tractor Senilai Rp1,182 Miliar
"Selanjutnya korban dibawa ke Puskesmas Bluto untuk dilakukan pemeriksan medis," katanya.
Namun, pihak keluarga menolak dilakukan autopsi pada korban. (Mp/al/rus)