SUMENEP, MaduraPost - Dewan Pimpinan Cabang Persatuan Wartawan Republik Indonesia (DPC PWRI) Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, menggelar agenda rutin Cator Jurnalistik dengan tema “Memupuk Kebersamaan, Meningkatkan Kualitas”.

Kegiatan tersebut berlangsung di Kafe Titik.Temu, Kolor, Kecamatan Kota Sumenep, Rabu (30/9/2026) sore. Puluhan anggota PWRI Sumenep mengikuti kegiatan yang menghadirkan wartawan senior Ibnu Hajar sebagai narasumber.

Ketua DPC PWRI Sumenep, Rusydiyono mengatakan, kegiatan Cator Jurnalistik menjadi ruang bagi anggota untuk saling bertukar pengalaman sekaligus meningkatkan kapasitas dalam menjalankan tugas jurnalistik.

“Cator Jurnalistik ini kami jadikan ruang untuk belajar bersama, mempererat kebersamaan dan meningkatkan kualitas anggota. Wartawan tidak boleh berhenti belajar karena tantangan dunia media terus berkembang,” kata Rusydiyono saat membuka kegiatan, Rabu (30/9).

Menurut dia, perkembangan teknologi dan media digital membuat wartawan dituntut semakin adaptif. Namun, kemudahan teknologi tetap harus diimbangi dengan kemampuan jurnalistik, etika, serta tanggung jawab dalam menghasilkan karya pemberitaan.

“Jangan sampai kemajuan teknologi justru membuat kita mengabaikan kualitas. Karena itu, kegiatan seperti ini penting untuk terus dilakukan,” ujarnya.

Sementara itu, Ibnu Hajar mengajak para wartawan untuk tidak manja dalam menjalankan profesinya. Wartawan, kata dia, harus memiliki kegigihan, kecepatan dan konsistensi dalam bekerja.

“Saya berkecimpung di dunia jurnalistik sejak 1991. Dulu untuk menulis berita saya menggunakan mesin ketik dan kamera Sony. Berita yang sudah ditulis harus ditunjukkan kepada PWI dan Kodim 0827 Sumenep atau Sospol,” ujar Ibnu Hajar dalam cerita dan pengalamannya.

Menurut Ibnu, proses kerja jurnalistik pada masa itu jauh berbeda dengan sekarang. Pengambilan hingga pengiriman foto membutuhkan waktu cukup lama karena belum didukung teknologi seperti telepon pintar.