SAMPANG, MaduraPost – Ruang kerja Kepala Puskesmas Robatal, Kabupaten Sampang, Madura, Jawa Timur, mendadak menjadi sorotan setelah seorang kepala puskesmas berinisial BI ditemukan berada berdua dengan seorang staf perempuan pada Kamis (8/10/2026) siang.
Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 13.00 WIB itu bermula ketika suami dari staf perempuan tersebut mendatangi lokasi dan melakukan penggerebekan di ruang kerja Kapus yang berada di lantai dua gedung Puskesmas Robatal.
Kejadian tersebut turut disaksikan anggota Polsek Robatal dan Babinsa yang mendampingi proses penggerebekan. Situasi kemudian berlanjut ke kantor Polres Sampang setelah kedua orang yang berada di dalam ruangan tersebut dibawa untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.
Informasi yang dihimpun MaduraPost menyebutkan, penggerebekan itu berkaitan dengan keberadaan BI dan staf perempuan tersebut di dalam satu ruangan. Namun, alasan keduanya berada bersama di ruang kerja tersebut belum dijelaskan secara terperinci oleh pihak kepolisian.
Seorang sumber internal yang mengetahui kejadian itu membenarkan adanya penggerebekan. Sumber tersebut meminta identitasnya dirahasiakan.
“Informasinya, yang melakukan penggerebekan adalah suami dari staf perempuan Puskesmas, bersama anggota kepolisian. Kejadiannya di lantai dua,” ungkap sumber tersebut kepada MaduraPost, Kamis (8/10/2026).
Penanganan Dilimpahkan ke Polres Sampang
Kasi Humas Polres Sampang, AKP Eko Puji Waluyo, membenarkan adanya peristiwa tersebut. Ia menyatakan, penggerebekan berlangsung sekitar pukul 13.00 WIB dengan melibatkan suami staf perempuan, anggota Polsek Robatal, dan Babinsa.
Menurut Eko, saat kejadian, staf perempuan tersebut berada di dalam ruang kerja kepala puskesmas bersama BI.
“Benar terjadi penggerebekan di Puskesmas Robatal pada hari Kamis, 8 Oktober 2026, sekitar pukul 13.00 WIB. Penggerebekan dilakukan oleh suami salah satu staf Puskesmas dengan didampingi anggota Polsek dan Babinsa Robatal,” kata Eko.
Setelah kejadian, keduanya diantar ke Polres Sampang oleh anggota Polsek Robatal untuk menjalani pemeriksaan. Penanganan perkara selanjutnya dilimpahkan kepada Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polres Sampang.
“Keduanya diantar ke Polres Sampang oleh anggota Polsek Robatal untuk dilakukan penyelidikan lebih lanjut. Saat ini kejadian tersebut masih dalam pendalaman dan pemeriksaan di Polres Sampang,” jelasnya.
Fakta Kejadian Masih Didalami
Hingga berita ini ditulis, polisi belum menyampaikan kesimpulan mengenai latar belakang peristiwa tersebut. Belum ada pula keterangan resmi yang memastikan adanya hubungan khusus antara BI dan staf perempuan yang bersangkutan.
Keberadaan dua orang di dalam satu ruangan, tanpa penjelasan dan bukti pendukung lainnya, tidak dengan sendirinya membuktikan adanya pelanggaran atau hubungan terlarang.
Karena itu, pemeriksaan kepolisian menjadi penting untuk menjelaskan duduk perkara secara utuh, termasuk konteks pertemuan keduanya dan ada atau tidaknya unsur pelanggaran hukum.
MaduraPost akan terus memantau perkembangan penanganan kasus ini serta membuka ruang klarifikasi bagi pihak Puskesmas Robatal maupun pihak-pihak terkait agar informasi yang disampaikan kepada publik tetap berimbang dan berdasarkan fakta.