SUMENEP, MaduraPost - Polemik penanganan pasien di Rumah Sakit Baghraf Health Care (BHC) Sumenep, Madura, Jawa Timur, belum menemukan titik terang.
Di tengah sorotan publik setelah video cekcok keluarga pasien dan perawat viral di TikTok, manajemen rumah sakit belum memberikan penjelasan substantif mengenai persoalan tersebut.
Alih-alih membeberkan kronologi kejadian, pihak rumah sakit justru menyatakan masih melakukan investigasi internal. Sementara itu, pertanyaan keluarga pasien mengenai tindakan petugas saat pasien mengalami muntah-muntah belum terjawab secara terbuka.
Manager Humas dan Marketing RS BHC Sumenep, Sandra Rahestri, mengakui manajemen belum dapat memberikan keterangan lebih jauh ketika dikonfirmasi pada Rabu (14/10).
“Terkait berita yang sedang beredar, kami dari manajemen belum bisa menyampaikan penjelasan terkait hal ini. Agenda kami pagi ini masih dilakukan investigasi secara internal,” kata Sandra, Rabu siang.
Pernyataan tersebut belum menjelaskan apa yang sebenarnya terjadi di ruang perawatan. Manajemen juga belum mengungkap hasil penelusuran, termasuk terkait dugaan infus dimatikan ketika pasien mengalami muntah-muntah dan perawat disebut meninggalkan pasien dalam kondisi tersebut.
Sandra hanya menyampaikan bahwa pihaknya akan berkomunikasi dengan keluarga pasien setelah investigasi selesai.
“Insyaallah bila semua sudah kami investigasi, kami akan melakukan pendekatan dan komunikasi dengan pihak keluarga yang berduka,” ujarnya.
Namun, kapan proses investigasi itu rampung dan kapan hasilnya akan disampaikan kepada publik, belum dijelaskan. Hingga berita ini ditulis, belum ada keterangan resmi yang menguraikan kronologi kejadian maupun hasil pemeriksaan internal rumah sakit.