SUMENEP, MaduraPost - Rencana pembentukan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Tembakau Madura mulai diarahkan ke tahap yang lebih konkret.

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep, Madura, Jawa Timur, menyiapkan lahan sekitar 30 hektare di wilayah Patean sebagai salah satu bagian dari rencana pengembangan kawasan tersebut.

Kesiapan itu disampaikan Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo ketika menerima audiensi Tim KAMURA (Karsana Muda Madura) di Ruang VIP Paseban Agung, Rumah Dinas Bupati Sumenep belum lama ini.

Pertemuan tersebut menjadi audiensi ketiga antara Pemkab Sumenep dan KAMURA untuk membahas kelanjutan pengusulan KEK Tembakau Madura.

Bupati Fauzi hadir bersama sejumlah kepala dan pejabat organisasi perangkat daerah (OPD), antara lain Diskoperindag, Dinas PUTR, Dinas PKP, Bappeda, serta DPMPTSP Sumenep.

Menurut Bupati Fauzi, pengembangan kawasan berbasis komoditas tembakau membutuhkan keterlibatan bersama dari pemerintah daerah di Madura. Karena itu, Sumenep menyatakan kesiapan untuk mengambil bagian dalam proses pengusulan tersebut.

“Kami menyambut baik dan mendukung penuh proses pengusulan KEK Tembakau Madura. Ini harus menjadi ikhtiar bersama untuk memperkuat ekonomi dan potensi tembakau di Madura,” kata Bupati Fauzi, Kamis (17/9).

Dukungan itu tidak hanya disampaikan secara administratif. Pemkab Sumenep juga menawarkan kesiapan lahan sekitar 30 hektare yang berada di Patean.

Bupati Fauzi mengatakan, keberadaan lahan tersebut dapat menjadi salah satu bahan pembahasan dalam menyiapkan kawasan. Namun, pemanfaatannya tetap harus menunggu kajian serta mengikuti tahapan dan aturan yang berlaku.