SUMENEP, MaduraPost - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep, Madura, Jawa Timur, menyiapkan insentif bagi 5.050 guru nonsertifikasi. Setiap penerima akan memperoleh bantuan sebesar Rp1,5 juta.

Penyaluran insentif tersebut kini memasuki tahap administrasi keuangan. Dinas Pendidikan (Disdik) Sumenep memastikan pengolahan data rekening para penerima telah rampung.

Kepala Disdik Sumenep, Moh. Iksan mengatakan, data nomor rekening yang sebelumnya dihimpun melalui Bank Pembiayaan Rakyat Syariah (BPRS) telah selesai diverifikasi dan diproses oleh pihaknya.

“Untuk insentif guru sudah kami proses. Nomor rekening yang disampaikan oleh BPRS sudah kita selesaikan,” kata Iksan, Kamis (17/9).

Menurut Iksan, setelah tahapan di lingkungan Disdik selesai, berkas pencairan selanjutnya bergeser ke Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Sumenep.

Artinya, dana tersebut tinggal menunggu penyelesaian administrasi keuangan sebelum ditransfer ke rekening masing-masing guru penerima.

Iksan memastikan, Disdik Sumenep akan mendorong agar proses pencairan tidak berlangsung lama.

“Yang jelas, kami upayakan secepatnya,” ujar mantan Kepala Dinas Kebudayaan Pemuda Olahraga dan Pariwisata (Disbudporapar) Sumenep itu.

Ia menjelaskan, program tersebut menyasar guru yang belum memperoleh tunjangan sertifikasi. Nilai bantuan Rp1,5 juta ditetapkan dengan menyesuaikan kapasitas anggaran Pemkab Sumenep.