Widiarti menjelaskan, korban dibacok sebanyak 7 kali hingga mengalami beberapa luka robek pada bagian pergelangan tangan kanan dan kiri bagian dalam, luka robek pada bagian ketiak sebelah kiri, luka robek pada rusuk bagian samping sebelah kiri, luka robek pada perut sebelah kiri, luka robek pada pinggul bagian luar sebelah kiri, luka robek pada paha bagian luar sebelah kiri setelah dibacok.
"Untungnya korban lari menyelamatkan diri keluar dari dalam rumah pelaku menuju ke pasar Bluto, selanjutnya korban diamankan warga masyarakat lalu datang petugas dari Polsek Bluto bersama Saksi Ahmadi Yasid membawa korban ke Puskesmas Bluto," terangnya.
Baca Juga:Bupati Sumenep Lantik Agus Dwi Saputra sebagai Sekda, Tekankan Penguatan PAD dan Soliditas Birokrasi
Dari insiden itu, polisi mengamankan barang bukti (BB) sebuah kaos lengan pendek motif liris warna kombinasi abu-abu hitam, terdapat bercak merah diduga darah korban. Kemudian sebuah pisau panjang +- 20 cm.