"Tersangka cukup unik dalam mengedarkan, tidak menggunakan tekhnologi apapun, melainkan hanya menggunakan kebiasaan kapan pembeli datang," ujarnya saat memberiakan penjelasan di depan media.
Muhaimin (tersangka) menjelaskan kenapa ia tidak menggunakan alat komunikasi karena rabun. "Saya tidak menggunakan HP karena rabun," tandanya ketika dimintai keterangan.
Baca Juga:Diduga Tumpang Tindih, Proyek Kontroversi Di Desa Pegantenan Terancam Di Laporkan Oleh Dua LSM
Hingga saat ini, Trihartono sapaan akrabnya. Mengembangkan kasusnya untuk menangkap bandar yang sudah dikantongi namanya. (mp/sur/rul)