Sedangkan program yang dilaksanakan pada tahun 2023 lalu, perbaikan kelas hanya 10 persen dari total program.
”Itu sudah sesuai petunjuk bupati. Jadi, memang diminta memprioritaskan perbaikan ruang kelas. Dengan demikian, proses pembelajaran semakin nyaman,” kata Agus menjelaskan.
Baca Juga:Yuk Berkunjung ke Sumenep, Wisata Puncak Lanjari Akan Temani Lebaran Ketupat Kamu Lebih Menyenangkan
Diketahui, Disdik Sumenep Madura, Jawa Timur, tahun ini melakukan pengoptimalan program perbaikan dan pembangunan sekolah.
Program perbaikan dan pembangunan sekolah itu dianggarkan Rp64 miliar tahun ini.