Chainur juga mengklaim, bahwa kondisi saat ini belum masuk kategori Kejadian Luar Biasa (KLB) atas peristiwa matinya puluhan ekor sapi milik warga.
"Sejauh ini, yang terdata mati hewan ternak sapi masih 50," tuturnya.
Baca Juga:Celoteh Narkoba! Oknum TA DPRD Sumenep Kritik Mahasiswa di Media Sosial, HIMPASS Buka Suara
Salah satu anggota kelompok tani dari Desa Montorna, Kecamatan Pasongsongan, Imam Syafi'i, menyampaikan kekhawatirannya terkait wabah tersebut.
Ia berharap agar Pemkab Sumenep dapat segera mengatasi wabah yang menyerang hewan ternak di desanta itu.