Meski demikian, pihaknya berkomitmen untuk tetap mendorong dinas terkait agar tidak mengabaikan sektor ini.
“Nanti kami akan panggil kembali dinas terkait untuk mengevaluasi anggaran. Jika ada sisa lebih perhitungan anggaran (Silpa), kami akan usulkan agar setidaknya bisa dialokasikan kembali,” tegasnya.
Baca Juga:Bangga! 6 Pengurus DPC PWRI Sumenep Ikuti UKW 2022, 5 Diantaranya Sudah Lolos di Tahun 2021
Sebagai informasi, Kabupaten Sumenep merupakan salah satu daerah penghasil rumput laut terbesar di Jawa Timur, bersama dengan Situbondo, Banyuwangi, dan Sidoarjo.***