Ia menekankan bahwa perbaikan kualitas layanan tidak boleh berhenti pada satu momentum saja, melainkan harus dilakukan terus-menerus.
Upaya tersebut dinilai krusial agar masyarakat mendapatkan layanan kesehatan yang profesional, optimal, serta tetap mengedepankan nilai-nilai kemanusiaan.
Baca Juga:Bupati Sumenep Dukung Menparekraf RI Kembangkan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif di Madura Raya
Momentum setelah Lebaran, lanjutnya, juga dimanfaatkan untuk mempererat soliditas antarpegawai. Kebersamaan di lingkungan kerja diyakini berpengaruh besar terhadap kualitas kinerja dan pelayanan kepada pasien.
“Ini juga menjadi kesempatan untuk saling memaafkan dan memperkuat kebersamaan seluruh pegawai,” jelas dr. Erliyati.