TERKINI
Dari Dapur Sederhana, Rosidah Produksi 500 Kilogram Gula Merah per Hari
Janji Usut Kasus Kematian Pasien RS BHC, Kepala Dinkes P2KB Sumenep ke Luar Kota
Sepekan Kematian Pasien BPJS, Manajemen BHC Sumenep Dipanggil MH Said Abdullah
Kematian Firman Menggugat Pelayanan BHC Sumenep terhadap Pasien BPJS
Parlemen Gelar JJS di Sumenep, Mayoritas Anggota Dewan Tak Hadir
SKK Migas-KEI Dorong Guru Kepulauan Sumenep Beradaptasi dengan Pembelajaran Digital
SKK Migas-KEI Bawa Program Peningkatan Kompetensi Guru ke Pulau Pagerungan
Zamrud Khan Bongkar Ketertutupan BHC Sumenep di Tengah Kematian Pasien
Dari Bringsang hingga Campor Barat, Dua Kades di Sumenep Terseret Kasus Sabu 1,75 Gram
Direktur BHC Sumenep Belum Buka Suara soal Pasien Kejang hingga Wafat, RS Hanya Minta Maaf
✕
Tekan ENTER untuk mencari
BERANDA
Kategori
Sumenep
Pamekasan
Sampang
Bangkalan
Nasional
Kolom
OLAH RAGA
OPINI
Kesehatan
Informasi Redaksi
Redaski
Tentang Kami
Info Iklan
Kode Etik
Pedoman Media Siber
Privacy Policy
Disclaimer
Beranda
Sampang
Kasus Korupsi PEN 2020 di Sampang Menguat, Kejari Isyaratkan Tersangka Tambahan
R
Redaksi
Kamis, 20 November 2025 | 14:17 WIB
Foto: Dokumentasi Madura Satu
Moh
Hasan Mustofa
(MHM)
selaku Pejabat Pembuat Komitmen (PPK),
Ahmad Zahron Wiami (AZW)
selaku PPTK, yang masing-masing menjabat Sekretaris Dinas dan Kabid Jalan dan Jembatan.
Sementara dua tersangka lainnya adalah:
Baca Juga:
Seorang Warga Meninggal di Masjid Agung Sampang Saat Hendak Sholat Magrib
Khoirul Umam (KU)
sebagai direktur perusahaan rekanan,
Slamet Iwan Supriyanto (SIS)
alias Yayan yang diduga berperan sebagai perantara atau broker.
Baca Juga:
Dandim 0828 Sampang Launching Dapur MBG Yayasan Sakera Muda Pangan di Camplong
Editor:
Admin
Halaman:
1
2
3
Selanjutnya
Bagikan:
Dinas PUPR Sampang
Berita madurapost
Berita Korupsi
Berita Sampang
Kejari sampang
Hasan mustofa
Proyek Lapen
Berita Terbaru
Dari Dapur Sederhana, Rosidah Produksi 500 Kilogram Gula Merah per Hari
Janji Usut Kasus Kematian Pasien RS BHC, Kepala Dinkes P2KB Sumenep ke Luar Kota
Sepekan Kematian Pasien BPJS, Manajemen BHC Sumenep Dipanggil MH Said Abdullah
Kematian Firman Menggugat Pelayanan BHC Sumenep terhadap Pasien BPJS
Tautan berhasil disalin!