Mayat korban pertama kali ditemukan Asrawi dan Hendra. Kedua orang ini adalah warga setempat.
Saat melihat mayat di bibir pantai, mereka berdua langsung berteriak minta tolong. Alhasil, warga lain berbondong-bondong mendatangi Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan langsung mengangkat mayat korban.
Baca Juga:RSUDMA Sumenep Jadi Penerima Program KJSU 2026, Layanan Penyakit Prioritas Ditarget Beroperasi 2027
Mayat korban kemudian dibawa warga ke rumah duka. Encong sendiri alias korban adalah warga asli Dusun Pangloros, RT 02/ RW 02, Desa Gapurana, Kecamatan setempat.
Kesehariannya bekerja sebagai petani. Nahas, pada hari itu akibat penyakitnya kambuh dia meninggal tak wajar.