Sementara dari Kesultanan Sumenep, nama YM R. Yumei Sulistyo, masuk dalam daftar tokoh yang dijadwalkan hadir.

Namun, daftar tersebut masih memungkinkan bertambah. Panitia menyebut komunikasi dengan sejumlah kerajaan masih berlangsung menjelang pelaksanaan MEC.

"Dari Kerajaan Bone dan Kerajaan Ternate masih dalam proses koordinasi," kata Ketua KJS, M. Hariri, Kamis (17/9).

MEC sendiri merupakan agenda tahunan yang digagas Komunitas Jurnalis Sumenep (KJS) bersama Pemerintah Kabupaten Sumenep. Pada penyelenggaraan tahun ini, Keraton Sumenep dipilih sebagai tema utama.

Tema tersebut akan diterjemahkan melalui pertunjukan busana karnaval dan seni dengan mengangkat sejarah, tradisi, serta identitas Keraton Sumenep.

Tak hanya melibatkan kalangan kerajaan, pelaksanaan MEC 2026 juga melibatkan pegiat seni, komunitas, mahasiswa dan pelaku UMKM. Dengan komposisi tersebut, acara diharapkan tidak berhenti sebagai pertunjukan budaya, tetapi menjadi ruang interaksi berbagai unsur masyarakat.

Hariri mengatakan, kehadiran tokoh-tokoh kerajaan dari berbagai penjuru Nusantara diharapkan membuka hubungan kebudayaan yang lebih luas.

"Kami berharap kehadiran para tokoh kerajaan Nusantara tidak hanya menjadi bagian dari kemeriahan MEC tahun ini, tetapi juga membuka ruang silaturahmi dan pertukaran pengetahuan tentang sejarah serta kebudayaan masing-masing daerah," tandasnya.***