SUMENEP, MaduraPost - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep, Madura, Jawa Timur, bergerak menjemput seorang warganya yang selamat dari kecelakaan KMP Virgo Transport 8 di perairan Masalembu, Laut Jawa.
Penumpang tersebut diketahui bernama Vepy. Ia tercatat sebagai warga Kabupaten Sumenep dan menjadi salah satu penumpang kapal yang mengalami kecelakaan pada Minggu (13/9/2026) dini hari.
Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo mengatakan, langkah penjemputan dilakukan setelah pihaknya menerima informasi dari tim SAR mengenai adanya warga Sumenep yang selamat dalam musibah tersebut.
"Berdasarkan informasi yang disampaikan tim SAR ada satu orang warga Sumenep yang menjadi penumpang kapal tersebut dan yang bersangkutan ini selamat. Karena itu, kami minta tim Pemkab Sumenep membantu korban ini untuk melakukan penjemputan," kata Bupati Fauzi, Kamis (19/9).
Menurut Bupati Fauzi, informasi awal dari tim SAR menyebut terdapat dua penumpang asal Madura yang selamat. Namun, salah satunya hanya dicatat dengan keterangan asal Madura, sementara Vepy teridentifikasi sebagai warga Sumenep.
"Sebenarnya, tim merilis ada dua orang. Yang satu bernama Kurdi, tapi dalam rilis tersebut hanya disebutkan asal Madura, sedang yang bernama Vepy, berasal dari Kabupaten Sumenep," katanya.
Perhatian Pemkab Sumenep terhadap korban juga disampaikan Bupati saat mendatangi posko pengaduan korban kapal tenggelam di Mapolresta Sumenep, Selasa malam.
Di lokasi tersebut, Bupati Fauzi menyampaikan keprihatinan atas musibah yang menimpa KMP Virgo Transport 8. Ia berharap para korban yang berhasil diselamatkan segera memperoleh penanganan dan pendampingan yang dibutuhkan.
"Saya sangat prihatin dan berduka atas musibah kecelakaan kapal Virgo Transport 8 ini. Apalagi di antara para korban terdapat warga kita dari Sumenep. Kami mendoakan agar seluruh korban yang selamat segera mendapatkan penanganan medis terbaik dan diberikan pemulihan fisik maupun mental," ujar dia.
Selain memastikan penanganan terhadap warganya, Bupati Fauzi turut mengapresiasi kerja tim SAR bersama berbagai unsur yang terlibat dalam proses penyelamatan di lokasi kecelakaan.
Ia menilai gerak cepat seluruh pihak menjadi bagian penting dalam upaya pencarian dan penyelamatan para penumpang kapal yang mengalami musibah di perairan Masalembu tersebut.***