SUMENEP, MaduraPost - Unggahan terbaru akun TikTok “Kepo?” memunculkan kembali persoalan yang menyertai meninggalnya Moh. Firman Ramadhani alias Dani, pasien BPJS yang meninggal dunia di RS Baghraf Health Care (BHC) Sumenep, Madura, Jawa Timur, pada 13 Oktober 2026.
Dalam tangkapan layar yang diperoleh MaduraPost, pemilik akun @dihcuih6 itu mengungkapkan alasan menghapus video sebelumnya yang sempat ramai diperbincangkan publik.
“Kenapa saya ngapus vidio ini karena saya teringat dengan LUKA yang mendalam yang sangat menyayat hati ini,” demikian tulisan dalam unggahan tersebut pada Senin, 19 Oktober 2026.
Akun “Kepo?” diduga merupakan akun media sosial milik kakak almarhum. Sebelumnya, akun itu menggunakan nama @patah.tpi.kuat dengan nama profil “SaAeLau”.
Video yang sebelumnya beredar memperlihatkan cekcok antara pihak keluarga pasien dan seorang perawat RS BHC Sumenep.
Perselisihan itu menjadi perhatian publik setelah Dani meninggal dunia usai menjalani perawatan di rumah sakit tersebut.
Pada kolom komentar unggahan terbaru, pemilik akun turut menyampaikan bahwa keluarga masih menantikan kepastian dari pihak rumah sakit.
“Udh mau 7hari dr meninggalnya adekku masih belom ada kepastian dr pihak rumah skitnya,” tulisnya.
Pernyataan tersebut memperlihatkan bahwa keluarga masih mengharapkan penjelasan mengenai peristiwa yang berujung pada meninggalnya Dani.