Hingga kini, hasil investigasi internal rumah sakit yang dapat menjawab pertanyaan keluarga belum disampaikan secara terbuka kepada media.

Sebelumnya, pihak manajemen RS BHC Sumenep mendatangi rumah duka pada Jumat (16/10/2026) untuk menyampaikan belasungkawa dan permintaan maaf. Namun, kunjungan tersebut belum menjawab seluruh pertanyaan mengenai penanganan medis pasien.

Di tengah situasi itu, muncul pula sejumlah unggahan WhatsApp yang mempertanyakan ramainya pemberitaan RS BHC dan mengaitkannya dengan dugaan kepentingan tertentu.

Salah satu unggahannya yang behasil diperoleh MaduraPost yakni tentang keadaan yang dirasakan oleh keluarga almarhum Dani.

“RS BHC Kembali Tranding, Ini Tranding Untuk Pembenahan atau Untuk Penyelesaian? serius Nanya...," berikut bunyi story WhatsApp tersebut.

Unggahan lainnya menyebut adanya dugaan kepentingan lain di balik kasus tersebut, dengan alasan pihak yang disebut sebagai korban telah menerima dan memaafkan.

“Ada dugaan kepentingan lain dibalik kasus RS BHC, padahal oknum yang diduga korbansudah menerima dan memaafkan. #RS BHC Sudah Sesusi,” tulis kembali akun tersebut.

MaduraPost belum memperoleh konfirmasi mengenai identitas pemilik unggahan maupun dasar pernyataan yang disampaikan.

Karena itu, dugaan adanya kepentingan tertentu di balik pemberitaan kasus tersebut belum dapat dipastikan.